Rohis SMUNSA

bersatu berpadu menjalin ukhuwah

Bangga Menyambut Kedatangan Menlu AS??

with 4 comments

Mengapa pejabat di negeri ini begitu suka cita menyambut kedatangan Hillary Clinton, Menlu AS yang baru, yang datang ke Indonesia tanggal 18-19 Pebruari 2009? Bukankah kita tahu, bahwa AS adalah negara penjajah, dengan semua definisi dan maknanya? AS bukan saja telah menjajah Afghanistan dan Irak yang telah menewaskan ratusan ribu, bahkan jutaan manusia, tetapi juga telah menjajah negeri kita. Bahkan, sudah banyak pakar dan intelektual di negeri ini yang mengatakan, bahwa negeri ini masih terjajah, dan penjajahnya tak lain adalah Kapitalisme Global yang dipimpin oleh AS. Lalu, mengapa para pejabat di negeri ini masih saja menyambut Menlu dari negara penjajah itu dengan suka cita, bahkan dengan penuh bangga? Apakah mereka tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu, bahwa AS adalah negara penjajah dengan semua definisi dan maknanya?

Pertanyaannya, jika demikian apa yang akan didapat oleh negeri Muslim terbesar ini? Jawabannya tentu bukan apa-apa. Iya, negeri ini memang tidak akan mendapatkan apa-apa, selain keburukan demi keburukan, baik bagi Islam maupun kaum Muslim, yang menjadi mayoritas penduduk negeri ini. Kalau pun tampak ada kebaikan, sesungguhnya itu hanyalah lips service dan make up saja. Sebab, penjajah tetap saja penjajah. Terlebih jika diberi peluang dan kesempatan. Jikalau ada perubahan pada kebijakan luar negeri AS di era Obama, itu hanyalah perubahan pendekatan, tetapi substansinya tetap sama, yaitu mempertahankan hegemoni dan penjajahan atas dunia. Atau bahasa halusnya, “memperbarui kepemimpinan AS di dunia.” Jadi, yang berubah hanya pendekatannya, dari hard power, melalui invasi dan pendudukan, menjadi smart power, dengan “diplomasi” dan “membangun hubungan kemitraan”.Selain Indonesia akan tetap terjajah, negeri Muslim terbesar ini juga akan digunakan sebagai alat oleh AS untuk memasarkan nilai-nilai Demokrasi, HAM, Kebebasan dan Pluralisme ke negeri-negeri Muslim yang lain, yang telah diklaim kompatibel dengan Islam. Indonesia juga akan digunakan sebagai alat untuk memuluskan rancangan AS di Timur Tengah, tentang pendirian dua negara, Israel dan Palestina yang meliputi Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Selain itu, perkembangan Islam dan meningkatnya kesadaran umat Islam di Indonesia untuk kembali kepada syariah agama mereka, sebagaimana yang ditunjukkan oleh berbagai hasil survei, tentu ini bisa menjadi ancaman potensial bagi penjajahan AS di kawasan tersebut. Di mata AS, meningkatnya kesadaran umat Islam itu akan mengancam nilai-nilai mereka, antara lain, seperti Demokrasi, HAM, Pluralisme, Kebebasan dan Kesetaraan Gender, yang pada akhirnya akan menggulung tradisi penjajahan mereka di negeri ini. Inilah yang bisa kita simak dari pernyataan Hillary, dalam dengar pendapat di depan Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS (13/1/2009), bahwa dirinya akan bekerja “memperbarui kepemimpinan Amerika melalui diplomasi yang akan meningkatkan keamanan kita, mengedepankan kepentingan kita, dan mencerminkan nilai-nilai kita”. Jadi, tujuan utama dari berbagai kunjungan Menlu AS tersebut tak lain adalah untuk memperbarui kepemimpinan AS di dunia.

Written by margi

February 28th, 2009 at 3:07 am

Posted in Uncategorized

4 Responses to 'Bangga Menyambut Kedatangan Menlu AS??'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Bangga Menyambut Kedatangan Menlu AS??'.

  1. askum. untuk postingan ini kami sangat setuju,’
    hal ini memang di luar batas yang seharusnya!!
    kita memang muslim. dan harus saling memperingati!
    but. its not needed a negative thingking..
    just let up our attitude together!!

    Rohis36

    1 Mar 09 at 4:31 am

  2. Assalamualaikum wr wb
    Senangnya menjalin silaturahmi dengan tmen2 ROHIS smunsa walau lewat internet,.
    kinjungi kami ya,. http://www.rohis-smansapa.co.cc
    Mhn kritik dan sarannya ya,.
    syukron katsiron
    Wassalamualaikum wr wb

  3. “KEEP REVOLT”

    “WE STILL HATE SEKULER”

  4. itulah mengapa kita perlu pemimpin yang lebih tegas lagi, yang memiliki jiwa kepemimpinan IsLAM yang tidak mudah tunduk pada orang yang memerangi agama ini.

    zulianto

    20 May 09 at 3:02 pm

Leave a Reply